Positioning

a.
Definisi
Positioning
adalah tindakkan yang dilakukan atau usaha yang dilakukkan perusahaan dalam
menciptakan sesuatu yang dapat diingat konsumen dengan cara menanamkan suatu
image baru tentang produk, merk, dan secara keseluruhan tentang perusahaan. Yang dijual atau diperkenalkan kepada
konsumen yaitu citra perusahaan dan penawaran nilai. Positioning adalah salah
satu bagian dari strategi pemasaran karena positioning dapat disebut juga
sebagai usaha dalam membrandingkan atau menemukan suatu celah di benak konsumen
agar konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk atau merk produk atau
bahkan terhadap perusahaan.
Perusahaan
harus mendekati pesaingnya agar perusahaan tau cara menyeleksi serta mencari
perbedaan-perbedaan yang terlihat dalam perusahaan lain tujuannya adalah untuk
mengukur posisi pasar, secara keseluruhan posisi pasar berkaitan erat dengan
posisi produk dalam ingatan konsumen.
Menurut Kotler (1997:
262): “Positioning is the act of designing the company’s offer so that it
occupies a distinct and value placed in the target customer mind”. Maknanya,
mencari ‘posisi’ di dalam pasar, langkah ini dilakukan setelah menentukan
strategi segmentasi yang dipakai.
b.
Metode positioning
1. Penentuan posisi menurut atribut
Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk, dapat dikatakkan atribut produk adalah hal yang melengkapi produk itu sendiri yang lebih unggul dibanding pesaingnya, seperti ukuran, lama keberadaannya. Misalnya Nestle dapat membrandingkan produk Milo, Milo adalah salah satu atribut dari perusahaan nestle yang dijual atas nama nestle tetapi menonjolkan atribut milo.
Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk, dapat dikatakkan atribut produk adalah hal yang melengkapi produk itu sendiri yang lebih unggul dibanding pesaingnya, seperti ukuran, lama keberadaannya. Misalnya Nestle dapat membrandingkan produk Milo, Milo adalah salah satu atribut dari perusahaan nestle yang dijual atas nama nestle tetapi menonjolkan atribut milo.
2. Penentuan posisi menurut manfaat
Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam menentukkan manfaat tertentu. Misalnya Seaworld ancol didirikan untuk tempat hiburan keluarga dalam menikmati suasana bawah laut.
Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam menentukkan manfaat tertentu. Misalnya Seaworld ancol didirikan untuk tempat hiburan keluarga dalam menikmati suasana bawah laut.
3. Penentuan posisi menurut penggunaan atau penerapan Seperangkat
nilai-nilai penggunaan atau penerapan, inilah yang digunakan sebagai unsur yang
ditonjolkan dibandingkan pesaingnya.
4. Penentuan posisi menurut pemakai
Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas atau kelompok masyarakat, Tergantung dalam lingkungannya jenis produk apa yang akan di produksikan serta diperkenalkan. Misalnya sergam SMA yang dibutuhkan oleh siswa siswi SMA.
Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas atau kelompok masyarakat, Tergantung dalam lingkungannya jenis produk apa yang akan di produksikan serta diperkenalkan. Misalnya sergam SMA yang dibutuhkan oleh siswa siswi SMA.
5. Penentuan posisi menurut pesaing
Disini produk secara keseluruhan menonjolkan nama mereknya secara utuh sebagai identitas perusahaan dan diposisiskan lebih baik daripada pesaing. Contohnya branding merk pasta gigi yang sudah melekat di masyarakat yaitu pepsodent
Disini produk secara keseluruhan menonjolkan nama mereknya secara utuh sebagai identitas perusahaan dan diposisiskan lebih baik daripada pesaing. Contohnya branding merk pasta gigi yang sudah melekat di masyarakat yaitu pepsodent
6.Penentuan posisi menurut kategori produk
Disini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam suatu kategori produk. Misalnya Produk yang bermerk sabun lebih menonjolakan sabunnya.
Disini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam suatu kategori produk. Misalnya Produk yang bermerk sabun lebih menonjolakan sabunnya.
7. Penentuan posisi harga atau kualitas
Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. Kualitas menentukan tolak ukur sebuah harga maka apabila ingin pemasukan perusahaan tersebut maju, maka tingkatan kualitas diperhatikkan oleh konsumen. Sehingga konsumen dapat menilai baik buruknya produk tersebut.
Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. Kualitas menentukan tolak ukur sebuah harga maka apabila ingin pemasukan perusahaan tersebut maju, maka tingkatan kualitas diperhatikkan oleh konsumen. Sehingga konsumen dapat menilai baik buruknya produk tersebut.
c. Proses Postioning
Pada umumnya, proses postioning produk melibatkan :
1.
Mendefinisikan ke
segmen pasar mana produk tersebut akan disaingkan. Mendefinisikan yaitu mulai
mengelompokkan target pasar yang dituju agar tepat sasaran kepada siapa, apa,
dan bagaimana produk itu akan sampai di benak konsumen.
2.
Mengidentifikasikan
dimensi atribut dan kemasan untuk menentukan seberapa besar pasar
3.
Mengumpulkan informasi
dari konsumen tentang persepsi mereka tehadap produk dan produk pesaing, hal
ini penting karena kita dapat mengukur sejauh mana tingkat kualitas yang telah
dibangun perusahaan untuk memuaskan konsumennya.
4.
Mengukur seberapa jauh
persepsi konsumen terhadap produk, ini memudahkan perusahaan terutama dalam hal
produk agar
5.
Mengukur seberapa
besar produk pesaing, dalam hal
positioning peran pesaing sangat dibutuhkan maksudnya agar perusahaan dapat
membandingkan serta melihat kelebihan dan kekurangan perusahaan tujuannya
adalah untuk mengukur posisi pasar dalam menentukan produk apa yang tepat untuk
dipasarkan.
6.
Mengukur kombinasi
target pasar untuk menentukan variabel marketing dalam melakukan marketing mix
7.
Menguji ketepatan
antara daya saing produk kita dengan produk pesaing, posisi produk kita dalam
persaingan dan posisi vektor idela dalam marketing mix
d. The Golden Rules of
Product in positioning
Rumusan positioning menjelaskan perusahaan sewaktu
akan melakukan product positioning perlu mempertimbangkan 4 (empat) hal kunci
utama, disebut sebagai The Golden Rules of Product. Adapun uraiannya sebagai
berikut:
1.
Perusahaan perlu
mengkuti trend dan dinamika pasar, seperti trend teknologi, persaingan, sosial,
dan ekonomi. Kunci utama yang pertama memposisikan produk dalam posisi pasar
agar produk bertahan di masyarakat dan tersimpan di ingatan masyarakat.
2.
Perusahaan harus
memfokuskan pada posisi teknologi dan kualitas. Tentu saja teknologi adalah
media yang mendukung bagian positioning ini dalam hal produksi, pemasaran dan
lainnya. Tingkat kualitas produk juga dapat menentukkan harga yang diberikkan
konsumen untuk perusahaan selain fedbacknya berupa keuntungan, apabila produk
memperhatikkan kualitas maka produk akan membuat citra baru pada perusahaan
tersebut.
3.
Perusahaan harus
mentargetkan produknya pada segmen pasar tertentu misalnya pada segmen
masyarakat atas, menengah atau bawah. Ini adalah hal yang harus diperhatikkan
dalam masyarakat karena pengelompokkan masyarakat sudah terjadi dalam tahap
segmentasi maka target pasar sesuai dengan produk yang diproduksi.
4.
Perusahaan harus mau
bereksperimen dengan tipe produk baru, kemudian memperhatikan reaksi pasar.
Jika pemakai menyarankan perubahan maka perusahaan harus menyesuaikan
strateginya. Planning yaitu rencana dan memilah-milih adalah salah satu
definisi positioning maka masukkan dari konsumen harus dipikirkan dan dipilah
pilih untuk kemajuan kualitas produk.
Strategi Positioning Produk
Kemampuan untuk mengidentifikasi peluang positioning
merupakan ujian yang berat bagi seorang marketer. Keberhasilan satu positioning
biasanya berakar pada berapa lama produk tersebut mempunyai keunggulan
bersaing. Beberapa hal mendasar dalam membangun strategi positioning
satu produk antara lain :
·
Positioning pada fitur spesifikasi produk
·
Positioning pada spesifikasi penggunaan produk
·
Positioning pada frekuensi penggunaan produk
·
Positioning pada alasan mengapa memilih
produk tersebut dibanding pesaing
·
Positioning melawan produk pesaing
·
Positioning dengan melakukan pemisahan kelas
produk
·
Positioning dengan menggunakan simbol
budaya/kultur
http://en.wikipedia.org/wiki/Positioning_%28marketing%29
Tidak ada komentar:
Posting Komentar