Selasa, 16 September 2014

Positioning



Positioning


a.      Definisi
Positioning adalah tindakkan yang dilakukan atau usaha yang dilakukkan perusahaan dalam menciptakan sesuatu yang dapat diingat konsumen dengan cara menanamkan suatu image baru tentang produk, merk, dan secara keseluruhan tentang perusahaan.  Yang dijual atau diperkenalkan kepada konsumen yaitu citra perusahaan dan penawaran nilai. Positioning adalah salah satu bagian dari strategi pemasaran karena positioning dapat disebut juga sebagai usaha dalam membrandingkan atau menemukan suatu celah di benak konsumen agar konsumen mempunyai image yang khusus terhadap produk atau merk produk atau bahkan terhadap perusahaan.
Perusahaan harus mendekati pesaingnya agar perusahaan tau cara menyeleksi serta mencari perbedaan-perbedaan yang terlihat dalam perusahaan lain tujuannya adalah untuk mengukur posisi pasar, secara keseluruhan posisi pasar berkaitan erat dengan posisi produk dalam ingatan konsumen.
Menurut Kotler (1997: 262): “Positioning is the act of designing the company’s offer so that it occupies a distinct and value placed in the target customer mind”. Maknanya, mencari ‘posisi’ di dalam pasar, langkah ini dilakukan setelah menentukan strategi segmentasi yang dipakai.

b.      Metode positioning
1. Penentuan posisi menurut atribut
Ini terjadi bila suatu perusahaan memposisikan dengan menonjolkan atribut produk, dapat dikatakkan atribut produk adalah hal yang melengkapi produk itu sendiri yang lebih unggul dibanding pesaingnya, seperti ukuran, lama keberadaannya. Misalnya Nestle dapat membrandingkan produk Milo, Milo adalah salah satu atribut dari perusahaan nestle yang dijual atas nama nestle tetapi menonjolkan atribut milo.
2. Penentuan posisi menurut manfaat
Dalam pengertian ini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam menentukkan manfaat tertentu. Misalnya Seaworld ancol didirikan untuk tempat hiburan keluarga dalam menikmati suasana bawah laut.
3. Penentuan posisi menurut penggunaan atau penerapan Seperangkat nilai-nilai penggunaan atau penerapan, inilah yang digunakan sebagai unsur yang ditonjolkan dibandingkan pesaingnya.
4. Penentuan posisi menurut pemakai
Ini berarti memposisikan produk sebagai yang terbaik untuk sejumlah kelompok pemakai. Dengan kata lain pasar sasaran lebih ditujukan pada sebuah atau lebih komunitas atau kelompok masyarakat, Tergantung dalam lingkungannya jenis produk apa yang akan di produksikan serta diperkenalkan. Misalnya sergam SMA yang dibutuhkan oleh siswa siswi SMA.
5. Penentuan posisi menurut pesaing
Disini produk secara keseluruhan menonjolkan nama mereknya secara utuh sebagai identitas perusahaan dan diposisiskan lebih baik daripada pesaing. Contohnya branding merk pasta gigi yang sudah melekat di masyarakat yaitu pepsodent
6.Penentuan posisi menurut kategori produk
Disini produk diposisikan sebagai sesuatu yang utama dalam suatu kategori produk. Misalnya Produk yang bermerk sabun lebih menonjolakan sabunnya.

7. Penentuan posisi harga atau kualitas
Disini produk diposisikan sebagai menawarkan nilai terbaik. Kualitas menentukan tolak ukur sebuah harga maka apabila ingin pemasukan perusahaan tersebut maju, maka tingkatan kualitas diperhatikkan oleh konsumen. Sehingga konsumen dapat menilai baik buruknya produk tersebut.


c.       Proses Postioning
Pada umumnya, proses postioning produk melibatkan :
1.      Mendefinisikan ke segmen pasar mana produk tersebut akan disaingkan. Mendefinisikan yaitu mulai mengelompokkan target pasar yang dituju agar tepat sasaran kepada siapa, apa, dan bagaimana produk itu akan sampai di benak konsumen.
2.      Mengidentifikasikan dimensi atribut dan kemasan untuk menentukan seberapa besar pasar
3.      Mengumpulkan informasi dari konsumen tentang persepsi mereka tehadap produk dan produk pesaing, hal ini penting karena kita dapat mengukur sejauh mana tingkat kualitas yang telah dibangun perusahaan untuk memuaskan konsumennya.
4.      Mengukur seberapa jauh persepsi konsumen terhadap produk, ini memudahkan perusahaan terutama dalam hal produk agar
5.      Mengukur seberapa besar  produk pesaing, dalam hal positioning peran pesaing sangat dibutuhkan maksudnya agar perusahaan dapat membandingkan serta melihat kelebihan dan kekurangan perusahaan tujuannya adalah untuk mengukur posisi pasar dalam menentukan produk apa yang tepat untuk dipasarkan.
6.      Mengukur kombinasi target pasar untuk menentukan variabel marketing dalam melakukan marketing mix
7.      Menguji ketepatan antara daya saing produk kita dengan produk pesaing, posisi produk kita dalam persaingan dan posisi vektor idela dalam marketing mix

d.      The Golden Rules of Product in positioning
Rumusan positioning menjelaskan perusahaan sewaktu akan melakukan product positioning perlu mempertimbangkan 4 (empat) hal kunci utama, disebut sebagai The Golden Rules of Product. Adapun uraiannya sebagai berikut:
1.      Perusahaan perlu mengkuti trend dan dinamika pasar, seperti trend teknologi, persaingan, sosial, dan ekonomi. Kunci utama yang pertama memposisikan produk dalam posisi pasar agar produk bertahan di masyarakat dan tersimpan di ingatan masyarakat.
2.      Perusahaan harus memfokuskan pada posisi teknologi dan kualitas. Tentu saja teknologi adalah media yang mendukung bagian positioning ini dalam hal produksi, pemasaran dan lainnya. Tingkat kualitas produk juga dapat menentukkan harga yang diberikkan konsumen untuk perusahaan selain fedbacknya berupa keuntungan, apabila produk memperhatikkan kualitas maka produk akan membuat citra baru pada perusahaan tersebut.
3.      Perusahaan harus mentargetkan produknya pada segmen pasar tertentu misalnya pada segmen masyarakat atas, menengah atau bawah. Ini adalah hal yang harus diperhatikkan dalam masyarakat karena pengelompokkan masyarakat sudah terjadi dalam tahap segmentasi maka target pasar sesuai dengan produk yang diproduksi.
4.      Perusahaan harus mau bereksperimen dengan tipe produk baru, kemudian memperhatikan reaksi pasar. Jika pemakai menyarankan perubahan maka perusahaan harus menyesuaikan strateginya. Planning yaitu rencana dan memilah-milih adalah salah satu definisi positioning maka masukkan dari konsumen harus dipikirkan dan dipilah pilih untuk kemajuan kualitas produk.




Strategi Positioning Produk
Kemampuan untuk mengidentifikasi peluang positioning merupakan ujian yang berat bagi seorang marketer. Keberhasilan satu positioning biasanya berakar pada berapa lama produk tersebut mempunyai keunggulan bersaing. Beberapa hal mendasar dalam membangun strategi positioning satu produk antara lain :
·         Positioning pada fitur spesifikasi produk
·         Positioning pada spesifikasi penggunaan produk
·         Positioning pada frekuensi penggunaan produk
·         Positioning pada alasan mengapa memilih produk tersebut dibanding pesaing
·         Positioning melawan produk pesaing
·         Positioning dengan melakukan pemisahan kelas produk
·         Positioning dengan menggunakan simbol budaya/kultur

                      http://en.wikipedia.org/wiki/Positioning_%28marketing%29
                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar