PUBLIC RELATION
Pengertian
public relation adalah: Interaksi dan
menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan untuk kedua belah
pihak, public relation juga berhubungan dengan hubungan yang terjalin secara
terus menerus karena public relation merupakan pembangunan citra atau image
baik sebuah perusahaan melalui komunikasi atau hubungan baik langsung maupun
tidak langsung.
Tujuan
Tujuan utama dari public relation adalah mempengaruhi
perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui
dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting
terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan (Davis, 2003).
Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau masyarakat dan konsumen. Mengelola perusahaan melalui komunikasi yang baik yang terjalin antara relasi kedua belah pihak agar tercipta pandangan yang baik terhadap perusahaan itu sendiri.
b. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan. Akibat komunikasi, dapat membangun persepsi baik dari kedua belah pihak.
c. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek. Dalam perusahaan tentu ada sesuatu yang dituju salah satunya mendapatkan keuntungan, sebelum tujuan tercapai maka ada cara yang digunakkan perusahaan untuk mengedukasi masyarakat dengan cara public relation.
e. Mendukung bauran pemasaran atau marketing mix, public relation mendukung dan mendorong alat-alat yang dipakai perusahaan untuk memasarkan produk yang ingin diperkenalkan agar semuanya saling berkesinambungan dan tercapainya tujuan perusahaan.
Fungsi Public Relation
1. Kegiatan yang
bertujuan memperoleh hubungan yang baik, kepercayaan, saling adanya pengertian
dan citra yang baik dari publik atau masyarakat pada umumnya.
2. Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak. Terutama kedua belah pihak
3. Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
4. Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
2. Memiliki sasaran untuk menciptakan opini publik yang bisa diterima dan menguntungkan semua pihak. Terutama kedua belah pihak
3. Unsur penting dalam manajemen guna mencapai tujuan yang spesifik, sesuai harapan publik, tetapi merupakan kekhasan organisasi atau perusahaan. Sangat penting bagaimana organisasi memiliki warna, budaya, citra, suasana, yang kondusif dan menyenangkan, kinerja meningkat, dan produktivitas bisa dicapai secara optimal.
4. Usaha menciptakan hubungan yang harmonis antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, sekaligus menciptakan opini publik sebagai efeknya, yang sangat berguna sebagai input bagi organisasi atau perusahaan yang bersangkutan.
Sumber :
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/public-relation-definisi-fungsi-dan.html
ADVERTISING
A. Pengertian
Advertising atau iklan adalah salah satu cara yang dilakukkan untuk mempengaruhi seseorang, dalam memperkenalkan produk. Isinya berupa pesan untuk orang yang dituju atau konsumen, dalam hal ini terdapat beberapa media yang dapat digunakkan dalam menyampaikan pesan, misalnya media massa untuk mengiklankan kepada orang lain dalam jumlah besar. Baik produk, jasa, atau ide yang ditawarkan berisi pesan dengan tujuan memperkenalkan.\
B. Fungsi Iklan
• Informing, adanya iklan membuat konsumen sadar (aware) akan merek-merek baru, mendidik mereka tentang berbagai fitur dan manfaat merek, serta memberitahu tentang produk atau jasa yang ditawarkan dengan frekuensi yang sering. Contoh : Iklan di televisi
• Persuading, iklan yang efektif akan mampu mempersuasi (membujuk) pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang diiklankan. Banyak yang menawarkan dengan trik-trik khusus misalnya iklan pembersih muka, contoh : ponds menjanjikan wajah bersih berkilau bebas minyak
• Reminding, iklan menjaga agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen. Yang memiliki harapan agar produk atau jasa yang ditawarkan menjadi brand, brand tersebut akan melahirkan citra yang akan diingat oleh konsumen.
• Adding value, periklanan memberi nilai tambah pada merek dengan mempengaruhi persepsi konsumen. Membangun kepercayaan karena konsumen sudah berhasil dipengaruhi sehingga ada nilai tersendiri untuk menjadi nilai tambah di mata konsumen.
C. Peran Iklan
• Membangun awareness konsumen, membangun kesadaran konsumen, agar konsumen aware terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
• Mereposisi merek dengan merubah persepsi atau perilaku
ADVERTISING
A. Pengertian
Advertising atau iklan adalah salah satu cara yang dilakukkan untuk mempengaruhi seseorang, dalam memperkenalkan produk. Isinya berupa pesan untuk orang yang dituju atau konsumen, dalam hal ini terdapat beberapa media yang dapat digunakkan dalam menyampaikan pesan, misalnya media massa untuk mengiklankan kepada orang lain dalam jumlah besar. Baik produk, jasa, atau ide yang ditawarkan berisi pesan dengan tujuan memperkenalkan.\
B. Fungsi Iklan
• Informing, adanya iklan membuat konsumen sadar (aware) akan merek-merek baru, mendidik mereka tentang berbagai fitur dan manfaat merek, serta memberitahu tentang produk atau jasa yang ditawarkan dengan frekuensi yang sering. Contoh : Iklan di televisi
• Persuading, iklan yang efektif akan mampu mempersuasi (membujuk) pelanggan untuk mencoba produk dan jasa yang diiklankan. Banyak yang menawarkan dengan trik-trik khusus misalnya iklan pembersih muka, contoh : ponds menjanjikan wajah bersih berkilau bebas minyak
• Reminding, iklan menjaga agar merek perusahaan tetap segar dalam ingatan para konsumen. Yang memiliki harapan agar produk atau jasa yang ditawarkan menjadi brand, brand tersebut akan melahirkan citra yang akan diingat oleh konsumen.
• Adding value, periklanan memberi nilai tambah pada merek dengan mempengaruhi persepsi konsumen. Membangun kepercayaan karena konsumen sudah berhasil dipengaruhi sehingga ada nilai tersendiri untuk menjadi nilai tambah di mata konsumen.
C. Peran Iklan
• Membangun awareness konsumen, membangun kesadaran konsumen, agar konsumen aware terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
• Mereposisi merek dengan merubah persepsi atau perilaku
